Pangkas Pengajuan Dagulir Berbelit, Pemprov Jatim Terapkan Sistem e-Financing

0
1982

Sejak Tahun 2001 Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menjalankan program Dana Bergulir (Dagulir) yang bertujuan untuk memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna mendapatkan akses permodalan dengan suku bunga rendah. Banyaknya debitur dan panjangnya alur birokrasi sering kali menjadi kendala yang membuat proses pengajuan dagulir membutuhkan waktu lama dan jauh dari kata efisien. Berdasarkan fakta itulah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dimotori oleh Biro Administrasi Perekonomian menggagas sebuah program bernama Sistem Informasi Pembiayaan Dagulir e-Financing atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan SIPDe.

Program SIPDe yang merupakan amanah Pergub Jatim Nomor 33 Tahun 2016, sebenarnya telah dirilis (soft launching) pada pertengahan 2016 tahun lalu, akan tetapi penerapannya belum maksimal karena masih dibutuhkan perbaikan dan penyiapan SDM baik pada lembaga perbankan maupun OPD Pengelola Dana Bergulir. Oleh karena itu, pada tanggal 27-28 Februari 2017 Biro Administrasi Perekonomian mengadakan Pelatihan Penerapan SIPDe di Hotel Tretes View Pasuruan. Pelatihan ini diikuti oleh petugas bank (baik Bank Jatim maupun BPR seluruh Jawa Timur) dan OPD terkait di lingkungan Pemprov Jatim.

Selain untuk melatih para petugas bank dan OPD terkait, pelatihan yang diadakan selama dua hari ini bertujuan untuk menyamakan format laporan/database debitur dan tata kelola aksesibilitas Dagulir (mulai dari tahap pengajuan hingga realisasi). Dengan adanya program yang rencananya mulai berlaku efektif pada akhir Triwulan I 2017 ini, proses fasilitasi kepada UMKM Jawa Timur tidak perlu menghadapi birokrasi berbelit, cukup dengan mengikuti tahapan e-Financing melalui website sipde.id, kini UMKM Jawa Timur siap berkarya dengan akses permodalan yang mudah, cepat dan efisien.

Link Website SIPDe : https://sipde.id/

(Tim PPID Biro Adm. Perekonomian)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY