Tingkatkan Sistem Pengawasan BUMD, Pemprov Jatim Luncurkan E-Monev

0
366

Dalam rangka meningkatkan tata kelola dan kinerja BUMD, pada 31 Oktober hingga 1 Nopember 2017 kemarin Biro Administrasi Perekonomian selaku OPD pembina BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Meningkatkan Tata Kelola dan Kinerja BUMD Melalui Pemantapan Implementasi E-Monev Bagi BUMD Provinsi Jawa Timur”. Acara yang diselenggarakan di Hotel Ijen Suites, Malang tersebut dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan dihadiri oleh Direksi berserta perwakilan staf BUMD dan anak perusahaan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro Administrasi Perekonomian menekankan 3 hal prioritas untuk mewujudkan BUMD yang mampu berkembang dan berkinerja dengan baik. Tiga hal tersebut adalah Konsolidasi antar BUMD dengan Pembina, Monitoring dan Evaluasi BUMD, serta Sinergi antar BUMD dengan Pembina. Ketiga hal tersebut perlu ditekankan mengingatkan potensi yang dimiliki Jawa Timur sangat memungkinkan untuk terus dikembangkan. Bahkan jika diperlukan, Biro Administrasi Perekonomian akan membantu memfasilitasi pertemuan dengan OPD atau instansi lain yang memiliki keterkaitan dan mempunyai prospek kerjasama yang strategis dengan BUMD Pemprov. Kedepan, Biro Administrasi Perekonomian juga akan mendata BUMD apa saja yang ada di Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai titik awal untuk mendeteksi potensi dan prospek bisnis yang bisa disinergikan antar BUMD untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.
Bersamaan dengan acara FGD, Kepala Biro Administrasi Perekonomian juga mengadakan Launching Implementasi E-Monev BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2017. Implementasi E-Monev ini merupakan terobosan atau inovasi Pembina BUMD untuk meningkatkan sistem pengawasan dan pembinaan BUMD dengan memanfaatkan teknologi melalui aplikasi berbasis website. Keunggulan pemanfaatan sistem pengawasan berbasis website antara lain lebih efisien, efektif, cepat, tepat dan akurat. Hal ini berbeda dibandingkan dengan praktik pengawasan dan pembinaan yang selama ini dilakukan secara manual. Terkait dengan implementasi E-Monev, untuk sementara Biro Administrasi Perekonomian menggandeng narasumber/tenaga ahli dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai penilai, yaitu Dr. Musdholifah, S.E., M.Si dan Dr. Ulil Hartono, SE., M.Si. Kedepan, penilaian E-Monev akan dilakukan sendiri oleh Biro Administrasi Perekonomian.
Sebagaimana disampaikan oleh narasumber, pengukuran kualitas tata kelola BUMD tersebut menggunakan pengukuran berbasis internet yang meliputi lima aspek penilaian utama, yaitu (1) Aspek Pemegang Saham (Shareholders), (2) Aspek Transparansi (Transparency), (3) Aspek Dewan Komisaris (Board of Directors), (4) Aspek Dewan Direksi (Executive Management), dan (5) Aspek Aksesibilitas Teknis (Technical Accessibility). Masing-masing aspek penilaian tersebut terdiri dari berbagai item yang secara keseluruhan berjumlah 69 item. Hasil penilaian tersebut nantinya akan dievaluasi setiap triwulan dan menjadi bahan laporan kepada Pemegang Saham Mayoritas. Dengan adanya E-Monev ini, diharapkan tata kelola dan kinerja BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat menjadi lebih baik dan mampu berkontribusi positif terhadap perekonomian Jawa Timur.
(Tim PPID Biro Adm. Perekonomian)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY