Sabtu, 2 Juli 2022

Sosialisasi Kuota LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi Tepat Sasaran Dan Kuota JBT & JBKP Tahun 2021 Di Jawa Timur

Administrator - 25-03-2021 10:45:51

Sosialisasi Kuota LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi Tepat Sasaran Dan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Tahun 2021 Di Jawa Timur

 

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa LPG Tabung 3 Kg adalah merupakan bahan bakar bersubsidi dan memiliki kekhususan karena kondisi tertentu seperti pengguna, penggunaannya, kemasannya, volume dan harganya maka didalam mengemban amanat Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquified Petroleum Gas untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran Dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran.  Namun fakta dilapangan masih dijumpai sejumlah rumah makan dan peternakan menggunakan LPG Tabung 3 kg Bersubsidi untuk menunjang usahanya, sehingga dapat disimpulkan untuk saat ini belum sepenuhnya tepat sasaran, apabila mempertimbangkan perkembangan kebutuhan regional didalam menunjang laju pertumbuhan perekonomian di    Jawa Timur selain LPG Tabung 3 Kg, yang tidak kalah pentingnya adalah BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar perlu adanya pengawalan khusus untuk kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Tahun 2021 di  Jawa Timur agar tersalurkan dengan tepat sasaran dan tidak offer kuota yang didistribusikan oleh PT. Pertamina (Persero).

Sejenak kita melihat Ekonomi Jawa Timur secara Makro :

  1. Jawa Timur masih menjadi lokomotif perekonomian Nasional dengan berkontribusi sebesar 14,57% pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2020. Kontribusi besar Jawa Timur dalam perekonomian nasional, tidak lepas dari kontraksi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang cukup dangkal sama seperti DKI Jakarta yang terkontraksi 2,36%, dan lebih baik daripada kontraksi pertumbuhan ekonomi provinsi lain di pulau Jawa seperti Banten yang terkontraksi 3,38%, Jawa Barat 2,44%, DI Yogyakarta 2,69%, dan Jawa Tengah 2,65%;
  2. Pada Januari 2021 Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,32 persen. Dari delapan kota IHK di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Madiun sebesar 0,60 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Sumenep dan Malang sebesar 0,06 persen. Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2021 sebesar 0,32 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2021 terhadap Januari 2020) sebesar 1,25 persen;
  3. Nilai ekspor Jawa Timur Januari 2021 mencapai USD 1,54 miliar atau turun sebesar 13,79 persen dibandingkan Desember 2020. Nilai tersebut apabila dibandingkan Januari 2019 juga turun sebesar 14,60 persen. Sementara itu, Nilai Impor Jawa Timur pada bulan Januari 2021 mencapai USD 1,75 miliar atau turun 13,72 persen jika dibandingkan Desember 2020. Angka ini juga lebih rendah 13,48 persen dibandingkan Januari 2020;
  4. Pada bulan September 2020, jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mencapai 4.585,97 ribu jiwa (11,46 persen), bertambah sebesar 166,9 ribu jiwa dibandingkan dengan kondisi Maret 2020 yang sebesar 4.419,10 ribu jiwa (11,09 persen). Persentase penduduk miskin pada September 2020, meningkat 0,37 persen poin terhadap Maret 2020. Pada wilayah perkotaan, persentase penduduk miskin meningkat 0,48 persen poin, dari 7,89 persen pada bulan Maret 2020 menjadi 8,37 persen pada September 2020. Sementara persentase penduduk miskin di perdesaan pada Maret 2020 sebesar 14,77 persen, naik menjadi 15,16 persen pada September 2020 (meningkat 0,39 persen poin);
  5. Pada September 2020, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Jawa Timur yang diukur dengan Gini Rasio tercatat sebesar 0,364. Angka ini turun sebesar 0,002 poin jika dibandingkan dengan Gini Rasio Maret 2020 yang sebesar 0,366. Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2020 tercatat sebesar 0,373, turun dibandingkan Gini Ratio Maret 2020 yang sebesar 0,377. Sedangkan Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2020 tercatat sebesar 0,318, naik dibandingkan Gini Ratio Maret 2020 yang sebesar 0,316;
  6. Kegiatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan oleh OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar lebih diarahkan dalam mendorong percepatan optimalisasi belanja pemerintah daerah. Pemerintah Daerah di Jawa Timur diharapkan ikut menyukseskan program dalam rangka meningkatkan kestabilan ekonomi daerah khususnya para para pelaku usaha mikro dan kecil di Jawa Timur di masa pandemi Covid-19 ini. Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Timur juga ikut berperan aktif dalam memberikan kontribusi yang positif dalam peningkatan peran serta pelaku UMKM secara proporsional dan adil. Dengan belanja dari UMKM, maka Jawa Timur dapat meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan produk lokal dengan lebih signifikan.

      

Setelah melihat beberapa catatan penting ekonomi     Jawa Timur, hal tersebut adalah merupakan misi penting Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya meningkatkan kestabilan perekonomian adalah merupakan tanggung jawab kita bersama

               Pada akhirnya melalui kegiatan “Sosialisasi kuota LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi Tepat Sasaran dan kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2021 di Jawa Timur” diharapkan :

  1. Adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam hal pembinaan, pendistribusian dan pengawasan LPG Tabung 3 kg Bersubsidi Tepat Sasaran dan Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2021 di        Jawa Timur  ;
  2. Adanya peningkatan kelancaran ketersediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi serta Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan di Jawa Timur;
  3. Terimplementasikan amanat :
  1. SKB Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2011 dan Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Tertutup LPG Tabung 3 Kg Bersubsidi;
  2. Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak
Jumlah Pengunjung: 805